Laman

Kamis, April 14, 2011

Berharap

Haruskah berhenti berharap?, tidak aku tidak berhenti berharap bahkan sampai pada detik terakhir, tidak aku tidak berhenti berharap sampai sulit memejamkan mata ini, sulit sungguh memang sulit untuk berhenti, walaupun kutahu itu tak mungkin tapi kenapa hati ini masih saja menyisakan ruang untuk berharap. sakit sungguh sakit saat harapan harus terhempaskan, tapi aku tetap tidak sanggup berhenti. mengapa?, aku tak bisa berhenti berharap, cukup aku sudah tidak kuat, aku sudah tidak mampu berharap, aku benci dengan harapan ini, tetapi tidak, aku  tidak mampu berhenti. Aku sakit dengan harapan ini, sakit dan semakin menyakitkan, Sakit memang jika kita tersakiti namun kita tidak sanggup membenci apalagi menyakiti.

Adakah yang salah dengan diriku, mengapa aku tidak mampu berhenti, sungguh aku sungguh yakin ini tidak mungkin, sangat tidak mungkin, tetapi hati ini masih berharap. 

Mengapa harapan-harapan begitu indah, sangat indah hingga aku tak akan berheti berharap meski ku tersakiti dan sakit sekali. aku tau harapan sering menghempaskan diriku tapi aku tak sanggup berhenti berharap. aku terluka, tapi luka ku tak sanggup untuk membenci apalagi menyakitinya, aneh sungguh membingungkan, mungkin sampai nyawa ini terpisah dari raga ini, mungkin dan mungkin lagi baru aku sanggup berhenti berharap.

ya selama nafas ini masih berhembus, jatung ini masih mengalun merdu, harapan ini masih ada dan akan tetap ada, mungkin aku harus tau bagaimana mengharap yang tidak mememarkan hati, ya harapan itu harus tetap ada, karena harapan adalah kehidupan, tidak ada kehidupan tanpa harapan, sampai pada harapan berakhir dengan baik.

ya kini kutahu, maka gantungkanlah harapan hanya padaNya, hanya padaNya.......jadilah Ia tali kokoh yang mengantar pada bahagia dan Surga.....

Rabu, Maret 02, 2011

Aku Renungan


Allah, betapa sedih dan gelisah hati ini oleh dosa-dosaku, hari demi hari terasa semakin banyak dosa dan khilaf yang semakin bertumpuk, hati resah tak bertepi, hampa.  Al-Ghaffar... damaikanlah Hati dan pikirku dengan ampunanMu yang tiada bertepi, lapangkan hati ini menerima hikmahMu dan bimbinglah hati ini kejalan yang engkau ridhoi, karena hati ini masih saja memandang dosa adalah sebuah kewajaran.

Terluka memar jiwa ini oleh kezhalimanku dan kebodohanku  sendiri, jiwa ini masih selalu terkotori oleh kemaksiatanku. Ar-Rahiim...obatilah Jiwa ini dengan kasih sayangMu, serta Layakkanlah jiwa ini disemayami kebenaranMu.

Sakit nurani ini oleh pengkhianatan hawa nafsuku yang sering menindas dan mengilas. Al-Lathif....sembuhkan ia dengan kelembutanMu. Tundukkan hawa nafsuku dengan takut terhadapMu.

Al-Rasyid...Pantaskan ragaku tuk menebar kebajikanMu dibumi ini dan senangtiasa berjalan dalam kebenaran.

Allah...Luaskan dan lapangkan akalku untuk bisa menerima dan memahami ilmuMU.

Al-Mujib... perkenankanlah Engkau mengabul doaku, jawab pintaku.

Al-Musawwir..baguskanlah ragaku, dengan ratmatMu, baguskan ucapkanku,.

Ar-Razzaq...luaskanlah rizkiku dan permudahkan langkah ini dalam menjemput RizkiMu yang Halal.

Al-Hadiy...bimbinglah langkah ini selalu menuju jalanMU, janganlah diri ini engkau biarkan tersesat dari RahmatMu, bimbinglah diri ini kedalam cahayaMU. 






Selasa, Maret 01, 2011

Belajar dari Mentari dan Bulan


Ingin jadi seperti Bulan atau Mentari, saya kira dua-duanya sama-sama indah dan sama-sama bermanfaat....
Sang mentari memiliki sinarnya sendiri dan memberikan kepada semua yang membutuhkan sinarnya, Ia terus memberi walaupun tak jarang kebaikannya sering di balas dengan cacian ataupun geraman. walaupun begitu Ia terus memberi karena, Ia tau bahwa sinarnya bermanfaat, dan Ia bersinar bukan mengharap pujian ataupun sanjungan dari manusia, Ia iklas bersinar memberi manfaat hanya mengharap ridho Ilahi.
Bagaimana dengan sang bulan, tentunya kita sudah tau semua bahwa sang bulan sebenarnya tidak memiliki sinar, dan tak seindah seperti yang terlihat. tetapi sang bulan dengan kondisi yang tidak sempurna mampu menampilkan  sebuah kesempurnaan di hadapan semua manusia. Ia tidaklah memiliki sinar, Ia hanya menangkap sinar mentari dan memberikan kepada bagian dunia yang gelap yang tidak terjangkau sinar sang matahari, Ia rela,mampu dan mau berbagi sinar walaupun Ia tidaklah mempunyai sinar yang berlebih sebagaimana sang mentari.

Jika demikian sesunguhnya tidak ada halangan dari diri kita ini untuk berbagi, belajarlah pada sang Bulan yang dengan keterbatasannya mampu memberikan arti, dan mampu berbagi, walaupun sinar yang Ia bagi tak secerah dan tak seterang sinar mentari, akan tetapi sinar sang bulan mampu menghadirkan keceriaan dan keindahan di malam hari. dari sini mari kita belajar bahwa dalam berbagi bukan dihitung berapa banyak kita memberi, tetapi dalam memberi yang terpenting adalah seberapa mampu kita memberi yang terbaik. walaupun yang kita berikan kepada saudara kita hanya sedikit atau sesuatu yang sangat sederhana, akan tetapi jika itu adalah sesuatu yang yang terbaik yang mampu kita berikan maka itu sudah lebih dari cukup.

Begitupula kita harus belajar dari sang mentari, yang senangtiasa iklas memberi sinar, tidak perduli apakah Ia dicaci atau dipuji, karena Ia hanya tau yang Ia berikan bermaanfaat, kalau ada seseorang yang tak suka pasti ada oranglain yang justru sebaliknya, ataupun bahkan sangat membutuhkan sinarnya. oleh karena itu jika kita memberikan kebaikan ataupun mengajak kepada kebaikan tetapi yang kita terima adalah cacian, maka tetaplah tergar,karena kita yakin yang kita beri adalah kebaikan.

Sumber gambar. googel/images, bulan dan mentari

Sabtu, Februari 12, 2011

Sahabat Hati

Sahabat hati, sebuah istilah baru mungkin, karena kita jarang mendengarnya kalo sahabat sejati itu sudah biasa.
Untuk itu mari kita bicara tentang sahabat hati, supaya sahabat hati tidak menjadi istilah yang asing buat kita.

Kalo menurut pendapat saya sahabat hati adalah  bagaimana diri kita bisa bersahabat dengan hati, jika kita bisa menjadikan hati kita sebagai sahabat maka hatiini akan bersahabat dengan kita, dan kita akan menjadi orang yang sangat bijaksana. saya bisa mengatakan demikian kareana sahabat adalah orang disekitar kita yang selalu respek terhadap kita, saling mengigatkan dan saling menjaga tentunya. selama ini hati adalah hal yang terdekat dengan kita, namun pertanyaannya apakah hati ini sudah mau bersahabat dengan kita?, atau justru kita menjadikan hati ini sebagai musuh?.

Bagaimana hati ini mau bersahabat dengan kita jika kita tidak pernah mau mendengarkan apa kata hati, bukankah sahabat yang baik akan senantiasa mau mendengarkan keluh kesah dari seorang sahabat dan berusaha membantu apa yang di inginkan sahabat. Tetapi sebaliknya yang terjadi adalah kita sering tidak menghiraukan apa kata hati, kita sering tetap berbuat maksiat dan pelanggaran meskipun kita tau hati ini meronta dan menjerit.

Untuk itu marilah mulai dari sekarang kita berusaha untuk menjadi sahabat hati, mari kita sayangi hati ini, karena satu-satunya seseorang yang dekat dengan hati adalah kita, kalau kita tidak mau menjadi sahabat hati yang baik yang mua menuruti apa kata hati lalu siapa lagi. Ayo bersahabat dengan hati, Ayo kita taklukan dunia.....

Jumat, Februari 11, 2011

Us Against The world

Sometimes I feel like The world is against me.....................untuk itu mari kita taklukkan dunia.
Pernahkah kita merasa tak berdaya dan menyerah pada kedaan, 
pernahkah kita merasa benar-benar jatuh
pernahkah kita merasa tidak ada arti dan menyesak dalam penyesalan yang mendalam..
Hampir dari kita pasti pernah merasakan semua itu,, karena itu adalah bagian dari hidup di dunia. terkadang memang kita, merasa dunia ini sangat tidak bersahabat dan menindas kita. 
Tapi semua itu sebenarnya adalah hanya perasaan kita saja, Karena dunia adalah seperti apa yang kita pikirkan. maka Mari kita Lawan Dunia..............

Senin, Januari 17, 2011

Foto kupu keluar dari kepompong

Pernakah kita melihat kupu-kupu keluar dari kepompong secara langsung?, hampir dari sebagian kita akan menjawab belum, karena kejadian itu memang sulit di temui, tetapi pagi tadi secara tidak sengaja pada saat saya iseng jepretin taneman, ternyata ada kupu-kupu yang pas proses keluar dari kepompong. Tanpa buang-buang waktu langsung saya abadikan saja. Hasilnya cukup menarik, berikut ini foto hasil dari jepretan saya





.

Selasa, Januari 11, 2011

Amalan Ibdah Tertinggi





''Dengarlah kawan-kawan semua,
Pesan Allah dalam kita sucinya,
Jagalah sholat mu yang lima waktu'
agar hidupmu bahagia selalu''
(Lagu  Hadad Alwi)

Sholat adalah suatu ibadah yang terdiri dari ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang di awali dengan Takbiratul ihram dan di akhiri dengan salam. Dalam Islam terdapat 5 sholat Wajib yaitu Isak, Shubuh, Luhur, Asar dan Magrib, di luar itu masih banyak sholat-sholat sunah lainnya.
Dalam Islam, sholat sangat mendapat perhatian yang  penting dan tidak bisa di tandingi dengan ibadah lainnya, bahkan cukup banyak hadist dan Ayat dalam Al-Qur'an yang menyebutkan akan pentingnya ibadah sholat. diataranyta adalah sebagai berikut:
Sholat adalah Sebagai tiang Agama. 
''Kepala segala sesuatu adalah islam, sedangkan tiang  Islam adalah sholat.........." (Hadist Al-Turmudzi)

Sholat adalah amalan yang pertama kali di hisab
''Ibadah seorang hamba yang pertama kali di hisab pada hari kiamat adalah Sholat. Jika baiksholatnya,        baik pula amal-amal lainnya. Jika Sholatnya rusak, rusak pula amal-amal lainnya. (HR Thabrani)

Sholat Penghapus Dosa.
'' dan dirikanalah Sholat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada sebagian permulaan  daripada malam, sesunguhnya perbuatan baik itu menghapus (dosa0 perbuatan-perbutan buruk.(HR Bukhori Muslim)


Sholat mencegak perbuatan keji dan mungkar
''....sesunguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar..........(QS Al Ankabut 45)